Cara kerjanya
Generator membuat nada di dalam browser kamu dengan Web Audio API: satu oscillator, level tersendiri untuk tiap bentuk gelombang supaya keempatnya terdengar kira-kira sama keras, dan fade singkat di awal dan akhir supaya tidak ada bunyi klik. Slider Frekuensi mencakup 20 Hz sampai 20 kHz dengan skala logaritmik, kolom di sebelahnya menerima angka persis dalam hertz, dan keduanya selalu sinkron. Pilih Bentuk gelombang (Sinus, Kotak, Segitiga, atau Gigi gergaji) dan Pan (Kiri, Tengah, atau Kanan). Ubah frekuensi, bentuk gelombang, atau pan selagi nada berbunyi dan suaranya langsung mengikuti. Tekan Berhenti dan kartu hasil mencatat apa yang diputar dan berapa lama; putaran yang lebih pendek dari satu detik tidak dihitung.
Chip di panel menampilkan frekuensi, not terdekat dalam notasi ilmiah seperti A4 atau C♯5, dan selisihnya dalam cent, yaitu seperseratus semitone. Grafik memperlihatkan gelombang yang dikirim ke output; itu sinyal yang dibuat, bukan pengukuran ruangan atau speaker. Di browser desktop, nada tetap berbunyi kalau kamu pindah ke tab lain, jadi bisa dipakai sebagai acuan selagi kamu mengerjakan hal lain; di HP, browser bisa menjedanya saat pindah ke latar belakang. Nada berhenti saat halaman ditutup.
Arti angkanya
Kartu hasil menampilkan frekuensi yang berbunyi saat kamu menekan Berhenti, bentuk gelombang, sisi, dan lamanya. Itu catatan tentang apa yang kamu putar, berguna saat membandingkan speaker atau mengulang tes.
- Nama not dan cent. A4 +0 ¢ berarti tepat di nada standar. Cent positif berarti terlalu tinggi, negatif terlalu rendah; 50 cent sama dengan seperempat nada.
- Sinus. Pakai untuk menyetem, mencari resonansi di ruangan atau getaran di speaker, dan untuk cek pendengaran dengan telinga.
- Kotak dan Gigi gergaji. Kaya harmonik; pakai untuk mendengar tweeter bekerja walau frekuensi dasarnya rendah, atau sebagai sumber suara mentah.
- Kiri, Tengah, Kanan. Tengah memutar nada yang sama di kedua kanal. Kiri dan Kanan memisahkan satu sisi, cara tercepat menemukan kanal mati di kabel, splitter, atau adapter.
Untuk apa generator ini
Mencari sumber getaran: pilih Sinus, mulai dari sekitar 40 Hz, lalu geser slider naik pelan-pelan. Dengung yang muncul dan hilang di satu frekuensi adalah resonansi di bodi speaker, meja, dashboard mobil, atau benda di dekatnya; pindahkan barang sampai dengungnya berhenti. Tes kabel ekstensi atau splitter headphone: pan ke Kiri, lalu ke Kanan, dan pastikan tiap sisi sampai. Cek crossover subwoofer, misalnya di speaker aktif Polytron atau sistem home theater: naik dari 40 ke 120 Hz bertahap dan dengarkan titik saat suara pindah dari subwoofer ke speaker utama. Nada acuan untuk menyetem: ketik frekuensi not lalu putar di Tengah.
Untuk cek telinga secara kasar, naik dari 8 kHz dengan langkah 1 kHz di volume kecil yang tetap dan catat di mana nadanya hilang. Ini hanya gambaran, bukan tes pendengaran: headphone, volume, dan konsentrasi kamu sendiri bisa menggeser hasilnya jauh. Kalau kamu merasa ada perbedaan nyata antara telinga kiri dan kanan, atau batasnya jauh di bawah orang seusiamu, periksakan ke dokter THT.
Volume dan keamanan telinga
Mulai setiap sesi dengan volume sistem kecil dan naikkan hanya seperlunya. Nada murni yang terus-menerus di level yang sama dengan musik terasa lebih keras dan lebih cepat melelahkan telinga, dan nada tinggi mendadak di volume penuh lewat headphone terasa sakit. Jangan putar nada di dekat batas atas dengan volume besar terlalu lama, dan lepas headphone sebelum mengubah frekuensi dengan lompatan besar. Generator ini tidak pernah menaikkan levelnya sendiri: kerasnya suara diatur oleh perangkat kamu, dan menurunkannya di sana selalu cukup.
Pertanyaan umum
Apa beda keempat bentuk gelombang?
Sinus adalah satu frekuensi murni tanpa nada tambahan, sinyal paling bersih untuk tes. Kotak menambahkan semua harmonik ganjil dan terdengar kosong dan berdengung, seperti game jadul. Segitiga punya harmonik ganjil yang sama tapi jauh lebih lemah, jadi terdengar lembut seperti suling. Gigi gergaji berisi semua harmonik dan terdengar terang seperti terompet. Grafik di panel menunjukkan bentuknya selagi berbunyi.
Kenapa slider frekuensinya tidak linear?
Slider bergerak per oktaf: setiap langkah yang sama mengalikan frekuensi dengan faktor yang sama, jadi 20 ke 40 Hz butuh geseran sepanjang 10 ke 20 kHz. Begitulah telinga mendengar tinggi nada. Slider linear akan memampatkan seluruh bass dan nada tengah ke beberapa piksel pertama. Ketik angka persisnya di kolom frekuensi kalau kamu butuh nilai yang tepat.
Seberapa keras nadanya, dan bisakah merusak speaker atau telinga?
Nada sinus dan segitiga diputar di sekitar setengah skala penuh, kotak dan gigi gergaji lebih rendah lagi, dan sisanya diatur volume sistem kamu. Mulai dari volume kecil: nada tetap terdengar lebih keras daripada musik di level yang sama, dan frekuensi tinggi dengan volume besar tidak nyaman di headphone. Speaker kecil tidak rusak oleh nada di volume dengar yang wajar; amplifier yang clipping di volume maksimal bisa merusak speaker apa pun, nada atau bukan.
Bisakah dipakai untuk menyetem alat musik?
Bisa, sebagai nada acuan. A4 adalah 440 Hz; chip di panel menyebut not terdekat dari frekuensi yang kamu atur dan selisihnya dalam cent, jadi 432 Hz tampil sebagai A4 −32 cent. Ketik frekuensi not yang kamu perlukan, putar, lalu setem gitar atau ukulele dengan telinga. Generator ini tidak mendengarkan, jadi ia tidak bisa bilang alat musikmu sudah pas; untuk itu pakai aplikasi tuner.
Kenapa frekuensi yang sangat tinggi atau sangat rendah seperti tidak berbunyi?
Di bawah sekitar 40 Hz kebanyakan speaker nyaris tidak mengeluarkan apa-apa, dan speaker HP sudah berhenti jauh di atas itu; di atas 16 kHz kebanyakan orang dewasa tidak mendengar apa pun walau tweeter-nya bekerja. Generator tetap memutar 20 Hz sampai 20 kHz penuh. Untuk tahu jangkauan asli speaker atau headphone kamu, jalankan sapuan di tes speaker atau tes headphone sambil melihat angka frekuensinya.